apa yang ada di pikiran kita ketika mendengar kata "indie" ?
kurang terkenal? idealis? atau malah gag ada bayangan tentang itu semua?
indie berasal dari kata Independent (mungkin ya.. :D) yang berarti Merdeka!! (Independent Day = Hari Kemerdekaan) :hammer
ya begitulah pokoknya.. indie itu merdeka, tidak "melacurkan" ide mereka. Sehingga anggapan bahwa indie itu kurang terkenal, idealis, gag komersil itu benar. Tapi ide yang keluar dari komunitas indie itu sendiri bisa berharga mahal, karena tidak terkontaminasi selera pasar yang "semakin hari semakin payah" *yang di petik murni opini. hehehe...
Selain itu, sifat indie yang kurang komersil juga menjadi faktor mahalnya ide mereka yang tidak terekspose secara gamblang di luar.. keren kan? :D
Komunitas indie sekarang ini banyak bermunculan dengan ide2 kreatif dari produk-produk mereka, sebagai contoh produk indie adalah industri kaos. Apa sih kaos itu? di pasar2 juga banyak kaos harga 10 ribu dapet 3 biji. Tapi mereka mampu menjual ide dalam bentuk desain kaos hingga bahkan sepuluh kali lipatnya! Apa resepnya? cuma satu : IDE!
begitu juga dengan industri fashion indie lainnya macam jaket, celana, sepatu, (apalagi ya??). Biasanya mereka menggandeng suatu band atau artis tertentu untuk menggunakan produknya. Tentunya hal itu bisa "mengangkat derajat" branding mereka.
Indie juga gag melulu fashion. Pasti juga pernah tau film indie kan? bahkan sering diadakan kompetisi-kompetisi film indie. Salah satu film indie yang pernah aku lihat judulnya "ayam mati di lumbung padi" (maaf kalo salah judulnya, nontonnya udah lama)
Konsep pembuatan filmnya sangat kreatif, tidak seperti film-film biasa. Artis-artis pemerannya juga orang yang awam dalam dunia akting. Kalo gag salah, pengambilan gambarnya juga semi-semi nyata alias tanpa naskah dan terkadang menggunakan bahasa mereka sehari-hari.
Pokoknya sangat kreatif jika ditilik dari proses pembuatan dari observasi hingga pengambilan gambar.
Dan, satu lagi yang mungkin semua orang sudah banyak tahu.. Band Indie!
cukup membanggakan juga Band Indie tanah air. Jika dibandingkan dengan Band-band major label. << opini aja kok! selera musik tergantung "kualitas" kuping anda-anda sekalian.. hehehe..
Sebut saja The S.I.G.I.T yang uda pernah manggung di USA, atau Mocca yang kabarnya lagu-lagunya dipakai buat soundtrack iklan atau sebuah sinetron di Korea. Menggila kan? Sekarang coba bandingkan dengan band-band major.. << no offense ya! :D
Lagi, sebuah band indie yang berpotensi mengikuti jejak para pendahulu mereka (lho??) bernama HocusPocuz dengan seruan khasnya "Believe in Idealism"
silahkan nikmati single terbarunya "Lepaskanlah"
play disini >>>>>>>>>>>
tertarik dengan lagunya? klik disini untuk mendownload lagu Lepaskanlah,,,, atau disini untuk mendownload keempat lagu lainnya.
so, what do you waiting for? enjoy it, love it, and take a part in Indie Community!
Jumat, 22 Oktober 2010
intermezzo sistem bilangan
ah, uda lama gag posting.. hahaha..
mau share2 lagi lah.. buat temen2ku yang mungkin lupa atau pengen belajar lagi tentang ilmu nubi informatika.. hehehe...
sekarang belajar sistem bilangan aja yuk! mumpung masih inget (anget2 tai semut baru diajari dosen)
oke, kalau ada pertanyaan, "Buat apa seh sistem bilangan itu?" aku sendiri juga gatau buat apaan.. :hammer
tapi yang pasti membantu buat ntar mau belajar subnetting(??) atau mungkin mau itung2 yang berbau informatika(??)
yang pasti ilmu dasar ini kerasa penting kalau ntar mau belajar lebih dalam di bidang ini.
jah, malah kebanyakan omong. langsung pada topik yak!
sistem bilangan... apa itu?
mulai kita belajar itung2 jari aja kita uda diajari tentang bilangan kan? manusia normal(???) menggunakan sistem bilangan desimal. ada filosofi yang mengatakan manusia menggunakan sistem bilangan desimal (basis 10) karena jari manusia ada 10. Maka dari itu kita mengenal angka 0-9. iya gag se? maaf ya kalau salah.. kan cuma share.. hehe..
oke lanjut,,,
di jaman sekarang kita telah mengenal komputer. kita tau kegunaan dasar komputer adalah untuk menghitung (compute) dan permasalahannya disini adalah, bagaimana cara komputer memahami cara berhitung manusia sementara komputer (perangkat elektronik) hanya mengerti dua kondisi yaitu nyala (ada tegangan) dan mati (gag ada tegangan).
karena tidak mungkin komputer yang memahami manusia, maka manusialah yang harus memahami komputer (lho??)
setelah itu dibuatlah sistem bilangan basis dua (biner) yang akan menjembatani manusia dan mesin. Bilangan basis dua ini hanya mengenal angka 1 dan 0.
Mengapa harus basis dua?? karena itu tadi, mesin (komputer) hanya mengenal dua kondisi yaitu nyala (bernilai 1) dan mati (bernilai 0)
dalam perjalanannya sistem bilangan digital akhirnya mengenal sistem bilangan basis 8 (oktal) dan sistem bilangan heksadesimal.
jujur aku belum ngerti juga ntar penggunaan oktal dan heksa ini gimana. tapi setauku kombinasi dua sistem bilangan ini menjadi dasar standar pembuatan karakter menggunakan code ascii.
penggunaan heksa juga biasa kita temukan di software aplikasi pengolah grafis pada saat pemilihan warna. biasa kita temua kode warna #ffffff (dua bit heksa pertama untuk warna merah, dua bit berikutnya hijau, dua bit terakhir biru) maka dari itu model warna pada tampilan komputer biasanya RGB (red green blue) -->> kok malah bahas warna ya?? ckck..
segini dulu aja ya.. lagi males nerusin. kapan2 aku update lagi masalah konversi dan kawan-kawannya..
terima kasih sudah membaca..
ditunggu komentar, cacian, kritikan, makanan, jajanan (lhoo??)
mau share2 lagi lah.. buat temen2ku yang mungkin lupa atau pengen belajar lagi tentang ilmu nubi informatika.. hehehe...
sekarang belajar sistem bilangan aja yuk! mumpung masih inget (anget2 tai semut baru diajari dosen)
oke, kalau ada pertanyaan, "Buat apa seh sistem bilangan itu?" aku sendiri juga gatau buat apaan.. :hammer
tapi yang pasti membantu buat ntar mau belajar subnetting(??) atau mungkin mau itung2 yang berbau informatika(??)
yang pasti ilmu dasar ini kerasa penting kalau ntar mau belajar lebih dalam di bidang ini.
jah, malah kebanyakan omong. langsung pada topik yak!
sistem bilangan... apa itu?
mulai kita belajar itung2 jari aja kita uda diajari tentang bilangan kan? manusia normal(???) menggunakan sistem bilangan desimal. ada filosofi yang mengatakan manusia menggunakan sistem bilangan desimal (basis 10) karena jari manusia ada 10. Maka dari itu kita mengenal angka 0-9. iya gag se? maaf ya kalau salah.. kan cuma share.. hehe..
oke lanjut,,,
di jaman sekarang kita telah mengenal komputer. kita tau kegunaan dasar komputer adalah untuk menghitung (compute) dan permasalahannya disini adalah, bagaimana cara komputer memahami cara berhitung manusia sementara komputer (perangkat elektronik) hanya mengerti dua kondisi yaitu nyala (ada tegangan) dan mati (gag ada tegangan).
karena tidak mungkin komputer yang memahami manusia, maka manusialah yang harus memahami komputer (lho??)
setelah itu dibuatlah sistem bilangan basis dua (biner) yang akan menjembatani manusia dan mesin. Bilangan basis dua ini hanya mengenal angka 1 dan 0.
Mengapa harus basis dua?? karena itu tadi, mesin (komputer) hanya mengenal dua kondisi yaitu nyala (bernilai 1) dan mati (bernilai 0)
dalam perjalanannya sistem bilangan digital akhirnya mengenal sistem bilangan basis 8 (oktal) dan sistem bilangan heksadesimal.
jujur aku belum ngerti juga ntar penggunaan oktal dan heksa ini gimana. tapi setauku kombinasi dua sistem bilangan ini menjadi dasar standar pembuatan karakter menggunakan code ascii.
penggunaan heksa juga biasa kita temukan di software aplikasi pengolah grafis pada saat pemilihan warna. biasa kita temua kode warna #ffffff (dua bit heksa pertama untuk warna merah, dua bit berikutnya hijau, dua bit terakhir biru) maka dari itu model warna pada tampilan komputer biasanya RGB (red green blue) -->> kok malah bahas warna ya?? ckck..
segini dulu aja ya.. lagi males nerusin. kapan2 aku update lagi masalah konversi dan kawan-kawannya..
terima kasih sudah membaca..
ditunggu komentar, cacian, kritikan, makanan, jajanan (lhoo??)
Kamis, 03 Juni 2010
project project project
fiuhh..
sekian lama gag curhat di blog ini.. gapapalah embel2 blog teknologi dicampur curhat dikit biar rame.. hoho..
Enggak sempet ngeblog lagi gara-gara "dipaksa" belajar lagi.. Edan punya..
Ya, ada seorang teman yang alhamdulilah sudah dapat kerja menawari saya sebuah project sederhana. Bikin website.! Oh gosh.. Ngomongnya web sederhana, tapi habis dijelasin sistemnya ruwet juga.. ckckck.. Perlu dipanasin lagi otak yang uda lama dingin gara-gara libur kelulusan yang sekarang hampir menyentuh 3 minggu.! Bayangkan sebuah otak tidak dipakai selama 3 minggu. Bahkan buat nulis tangan aja susah minta ampun.. hoho..
Dan setelah proses pendinginan otak hingga membeku itu,, seorang teman menghubungi saya. Minta tolong bikin web tentang barang bekas (??). kagak tau mau dibuat apa tuh web, pokoknya bosnya minta gitu. Dan yang paling gila, deadline web nya seminggu.! beuh,, stres... stress.. stress..
Tapi yg bikin semangat ada imbalan duitnya (ijoo.. ijoo. ijoo..) hahha..
langsung cabul deh bikin web. Padahal di sekolah juga bikin web gag pernah bener, asal-asalan, ngopi sana sini, tempel script ini script itu.. hoho..
kendala pertama saat bikin web yaitu "cara mengupload gambar". Gila, harus menghabiskan waktu 2 HARI buat tau scriptnya + nempel scriptnya dimana. Padahal uda googling, join forum-forum web developer, dll.. tapi tetep aja kalo gag pengalaman pasti gratul-gratul garapnya.
diikuti kendala2 lain seperti javascript buat validasi, ngecilin gambar uploadan alias bikin thumbnail, dll.. Intinya satu kalo mau berhasil, gausa malu tanya2 hal sepele di forum (walaupun banyak disindir senior forum) ..hohoho..
kalo menurut saya, ngopi script itu gapapa. Asal tau maksut dari script itu. Soalnya kadang-kadang kita tau logika penyelesaiannya tapi gtw scriptnya. Maka dari itu saya tegaskan kalo ngopi script itu HALAL.! Asalkan kita pahami scriptnya.! (biar gag ngrepek script orang lagi.!)
akhrinya sistem web hampir selese,, tapi masih ada desain web yang belum digarap sama sekali ):
doakan saya saja semoga bisa berhasil ngerjain tepat waktu. amin.
sekian lama gag curhat di blog ini.. gapapalah embel2 blog teknologi dicampur curhat dikit biar rame.. hoho..
Enggak sempet ngeblog lagi gara-gara "dipaksa" belajar lagi.. Edan punya..
Ya, ada seorang teman yang alhamdulilah sudah dapat kerja menawari saya sebuah project sederhana. Bikin website.! Oh gosh.. Ngomongnya web sederhana, tapi habis dijelasin sistemnya ruwet juga.. ckckck.. Perlu dipanasin lagi otak yang uda lama dingin gara-gara libur kelulusan yang sekarang hampir menyentuh 3 minggu.! Bayangkan sebuah otak tidak dipakai selama 3 minggu. Bahkan buat nulis tangan aja susah minta ampun.. hoho..
Dan setelah proses pendinginan otak hingga membeku itu,, seorang teman menghubungi saya. Minta tolong bikin web tentang barang bekas (??). kagak tau mau dibuat apa tuh web, pokoknya bosnya minta gitu. Dan yang paling gila, deadline web nya seminggu.! beuh,, stres... stress.. stress..
Tapi yg bikin semangat ada imbalan duitnya (ijoo.. ijoo. ijoo..) hahha..
langsung cabul deh bikin web. Padahal di sekolah juga bikin web gag pernah bener, asal-asalan, ngopi sana sini, tempel script ini script itu.. hoho..
kendala pertama saat bikin web yaitu "cara mengupload gambar". Gila, harus menghabiskan waktu 2 HARI buat tau scriptnya + nempel scriptnya dimana. Padahal uda googling, join forum-forum web developer, dll.. tapi tetep aja kalo gag pengalaman pasti gratul-gratul garapnya.
diikuti kendala2 lain seperti javascript buat validasi, ngecilin gambar uploadan alias bikin thumbnail, dll.. Intinya satu kalo mau berhasil, gausa malu tanya2 hal sepele di forum (walaupun banyak disindir senior forum) ..hohoho..
kalo menurut saya, ngopi script itu gapapa. Asal tau maksut dari script itu. Soalnya kadang-kadang kita tau logika penyelesaiannya tapi gtw scriptnya. Maka dari itu saya tegaskan kalo ngopi script itu HALAL.! Asalkan kita pahami scriptnya.! (biar gag ngrepek script orang lagi.!)
akhrinya sistem web hampir selese,, tapi masih ada desain web yang belum digarap sama sekali ):
doakan saya saja semoga bisa berhasil ngerjain tepat waktu. amin.
Sabtu, 15 Mei 2010
subnetting CIDR (bagian 2)
setelah baca di artikel sebelumnya tentang subnetting CIDR dasar ternyata ditemukan kelemahan, yaitu : LAMA.
bayangkan saja, kalo ada kasus seperti diatas tapi kita dituntut untuk menghitung subnetting cepat (ngitung subnetting pas ujian negara << pengalaman pribadi) hehehe..
disini kita memakai cara menghafal serta memakai rumus. berbeda dengan subneting dasar yang full menghitung mulai awal.
okelah, langsung cabul aja ya.!
misal ada soal seperti ini :
194.100.81.0/22
tentukan subnet mask.!
pertama2 akan saya telanjangi lebih terbuka tentang hubungan prefix (/) dengan subnetmask.
anda pasti masih inget mengubah biner ke desimal yang sudah saya tulis di posting sebelumnya kan??
jadi sekarang, gag perlu mengingat lagi.. cukup mengafalkan setidaknya 8 angka yang pasti muncul di subnet.
hafalkan angka-angka ajaib ini dulu gan.!
10000000 = 128
11000000 = 192
11100000 = 224
11110000 = 240
11111000 = 248
11111100 = 252
11111110 = 254
11111111 = 255
biar lebih gampang, apalin angka 1 nya aja..
kalau ketambahan 1 bit 1 = 128, ketambahan 2 bit 1 = 192, dst..
kembali ke soal kita untuk cari subnet mask 194.100.81.0/22
berarti subnetnya : 255.255.252.0
masih belum mudeng??
pelan2 deh.. kita tau prefixnya /22 berarti bit 1 ada 22 :
11111111.11111111.11111100.00000000
11111111 = 255
11111100 = 252 << ini apalan yang tadi itu bos.!
biar gampang lagi, gag perlu nulis bit dan oktet panjang2 lagi gini caranya :
- coba perhatikan, 1 oktet ada 8 bit kan?
- perhatikan lagi, jika 1 oktet atau 8 bit berisi bit 1 semua (11111111) berarti nilainya = 255. betul gag?
- artinya jika prefix nya kelipatan 8 berarti subnetnya HANYA ada angka 255 dan 0
sebagai contoh prefix kelipatan 8:
/8 = 11111111.00000000.00000000.00000000 = 255.0.0.0
/16 = 11111111.11111111.00000000.00000000 = 255.255.0.0
/24 = 11111111.11111111.11111111.00000000 = 255.255.255.0
betul kan?
- lalu kamu tempatkan dimana letak prefix mu itu. cari prefix kelipatan 8 yang kurang dari prefixmu.!
pada soal kita, kita punya prefix /22 berarti prefix kelipatan 8 yang kurang dari 22 adalah = /16.
lalu kurangkan prefix kita dan prefix kelipatan 8 yang kurang dari prefix kita. berarti 22-16 = 6
nah, angka 6 ini kita cocokan dengan angka hafalan kita diatas
berarti 11111100 = 252. betul kagak??
berarti uda nemu kan..
subnet mask dari 194.100.81.0/22
adalah 255.255.252.0
NB : emang kelihatannya tulisannya banyak, tapi kalau banyak berlatih pasti cara tersebut lebih gampang digunakan daripada cara sebelumnya.
akhir kata selamat balajar.. Jangan lupa bertanya kalo sulit.. hehe..
bayangkan saja, kalo ada kasus seperti diatas tapi kita dituntut untuk menghitung subnetting cepat (ngitung subnetting pas ujian negara << pengalaman pribadi) hehehe..
disini kita memakai cara menghafal serta memakai rumus. berbeda dengan subneting dasar yang full menghitung mulai awal.
okelah, langsung cabul aja ya.!
misal ada soal seperti ini :
194.100.81.0/22
tentukan subnet mask.!
pertama2 akan saya telanjangi lebih terbuka tentang hubungan prefix (/) dengan subnetmask.
anda pasti masih inget mengubah biner ke desimal yang sudah saya tulis di posting sebelumnya kan??
jadi sekarang, gag perlu mengingat lagi.. cukup mengafalkan setidaknya 8 angka yang pasti muncul di subnet.
hafalkan angka-angka ajaib ini dulu gan.!
10000000 = 128
11000000 = 192
11100000 = 224
11110000 = 240
11111000 = 248
11111100 = 252
11111110 = 254
11111111 = 255
biar lebih gampang, apalin angka 1 nya aja..
kalau ketambahan 1 bit 1 = 128, ketambahan 2 bit 1 = 192, dst..
kembali ke soal kita untuk cari subnet mask 194.100.81.0/22
berarti subnetnya : 255.255.252.0
masih belum mudeng??
pelan2 deh.. kita tau prefixnya /22 berarti bit 1 ada 22 :
11111111.11111111.11111100.00000000
11111111 = 255
11111100 = 252 << ini apalan yang tadi itu bos.!
biar gampang lagi, gag perlu nulis bit dan oktet panjang2 lagi gini caranya :
- coba perhatikan, 1 oktet ada 8 bit kan?
- perhatikan lagi, jika 1 oktet atau 8 bit berisi bit 1 semua (11111111) berarti nilainya = 255. betul gag?
- artinya jika prefix nya kelipatan 8 berarti subnetnya HANYA ada angka 255 dan 0
sebagai contoh prefix kelipatan 8:
/8 = 11111111.00000000.00000000.00000000 = 255.0.0.0
/16 = 11111111.11111111.00000000.00000000 = 255.255.0.0
/24 = 11111111.11111111.11111111.00000000 = 255.255.255.0
betul kan?
- lalu kamu tempatkan dimana letak prefix mu itu. cari prefix kelipatan 8 yang kurang dari prefixmu.!
pada soal kita, kita punya prefix /22 berarti prefix kelipatan 8 yang kurang dari 22 adalah = /16.
lalu kurangkan prefix kita dan prefix kelipatan 8 yang kurang dari prefix kita. berarti 22-16 = 6
nah, angka 6 ini kita cocokan dengan angka hafalan kita diatas
berarti 11111100 = 252. betul kagak??
berarti uda nemu kan..
subnet mask dari 194.100.81.0/22
adalah 255.255.252.0
NB : emang kelihatannya tulisannya banyak, tapi kalau banyak berlatih pasti cara tersebut lebih gampang digunakan daripada cara sebelumnya.
akhir kata selamat balajar.. Jangan lupa bertanya kalo sulit.. hehe..
Selasa, 11 Mei 2010
subnetting CIDR (dasar-dasar)
iseng-iseng share ilmu dulu dah..
kali ini tentang subnetting. Tapi subnetting yang gampang dulu ya.. kalo VLSM masi anyi-anyi ilmunya.. hoho
langsung studi kasus aja ya, biar lebih gampang jelasinnya..
ada sebuah IP beserta prefix :
192.168.1.3/10
tentukan
-subnet mask,
-network ID,
-dan broadcast nya.!
saya coba jelaskan dasar2nya, kalo yang uda master minggat aja cari tutor yang lebih expert.. hehe..
oiya sebelumnya saya beritahu bahwa tanda ^ = pangkat
apa yang dimaksud prefix /10 ??
kita tahu bahwa IP (versi 4) terdiri dari 4 oktet yang setiap oktetnya dipisah oleh titik,, dari namanya kita tahu bahwa 1 oktet terdiri dari 8 bit. artinya total satu baris IP terdiri dari 32 bit.
secara bilangan :
xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx
nb : x diatas hanya bisa diganti 1 atau 0.
kembali ke prefix, apa itu prefix /10 ?
artinya bit bernilai 1 ada 10 bit dari total 32 bit tadi. jika dituliskan :
11111111.11000000.00000000.00000000
oiya sampe lupa, prefix ini nanti cikal bakal subnet mask yang akan kita cari.!
Lalu setelah menemukan deretan panjang angka 1 dan 0 tadi, kita akan mengubahnya ke desimal.!
11111111 --> pasti desimalnya 255
11000000 --> pasti desimalnya 192
00000000 --> pasti desimalnya 0
ini cara cepetnya, alias hafalan gan.! akan saya beritahukan dasarnya :
11000000 --> 255
caranya :
(1 x 2^7) + (1 x 2^6) + (0 x 2^5) + (0 x 2^4) + (0 x 2^3) + (0 x 2^2) + (0 x 2^1) + (0 x 2^0)
= 128 + 64 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0
= 192
- perhatikan, bit 0 akan menghasilkan nilai desimal 0, jadi biar lebih cepat bit 0 tidak usah ikut dihitung.
- perhatikan juga, pangkatnya berkurang dari pangkat 7 samapai pangkat 0. akan saya jelaskan masalah pangkat ini :
angka biner yg kita konversi ke desimal terdiri dari 8 bit : xxxxxxxx
bit terakir (paling kanan) bernilai pangkat 0, lalu bergeser ke kiri pangkatnya ditambah 1, dan seterusnya ditambahkan 1 pangkatnya.. begitu..
next, kita sudah tahu subnet dari 192.168.1.3/10 dari bantuan prefix yang ditunjukkan yaitu:
/10 --> 11111111.11000000.00000000.00000000 -->> 255.192.0.0
jadi subnet mask nya 255.192.0.0
lanjut ke pertanyaan, tentukan network ID dari IP yang diberikan.!
IP address = 192.168.1.3
netmask = 255.192.0.0
sebagai pengingat, network ID adalah IP awal dari suatu network dan IP broadcast adalah IP terakhir dari suatu network.
untuk mencari net ID kita tentukan dulu, berapa kelipatan networknya atau berapa jumlah total IP dalam suatu network. ini sangat penting, karena dapat menetukan net ID dan alamat broadcast nya.
Ini tak kasi cara-cara dasarnya :
- sebelumnya cari dulu mana oktet yang tersubnet. Ternyata dari soal yang tersubnet adalah oktet ke 2. oktet tersubnet dapat diketahui dari subnet mask dalam bentuk biner yaitu : 11111111.11000000.00000000.00000000
oktet tersubnet biasanya adalah oktet yang terdiri dari bit 1 dan 0 (yaitu oktet ke 2 di soal kita).
- lalu hitung bit 0 dari oktet tersubnet. (di soal kita ada 6 bit 0)
- cari interval atau range sebuah network dengan rumusan 2 ^ bit 0
jika di digunakan pada soal kita berarti 2 ^ 6 = 64
- sip, kita sudah temukan range nya. Berarti dalam satu network terdapat 64 alamat IP yang terdiri dari host, net ID, dan alamat broadcast.
- coba kita lihat lagi soal kita :
192.168.1.3 dan oktet tersubnet adalah oktet ke 2 (168). next kita cari sebuah bilangan yang <168, termasuk kelipatan 64 dan paling dekat dengan 168.
untuk lebih mudahnya kita tulis berderet network yang mungkin :
kita ketahui bahwa yang angka yang paling dekat dan dibawah 168 adalah 128.
jadi net ID nya adalah 192.128.0.0 --> ingat bahwa net ID adalah IP pertama dari sebuah network.
next kita cari alamat broadcastnya dengan rumusan :
net ID + range network - 1
jadi :
128 + 64 -1 = 191
logikanya, alamat broadcast adalah alamat terakhir dari sebuah network, sehingga letaknya sebelum Net ID baru sesudahnya. Sepert pada soal kita, alamat IP kita terletak di network ke III (lihat tabel) jadi alamat broadcastnya adalah alamat sebelum network IV yaitu 192 -1 = 191.
dan kita menemukan alamat broadcastnya adalah 168.191.255.255
jika dituliskan lengkap jawaban kita :
IP address = 192.168.1.3/10
Netmask = 255.192.0.0
Net ID = 192.128.0.0
Broadcast = 168.191.255.255
gampang kan sodara-sodara pembaca? tutorial selanjutnya akan saya bahas cara cepatnya untuk menghitung soal diatas..
oiya, masih terbuka dengan masukan2.. jadi saya minta kritik dan saran yang banyak dund.. masih nubie banget nih.!
kali ini tentang subnetting. Tapi subnetting yang gampang dulu ya.. kalo VLSM masi anyi-anyi ilmunya.. hoho
langsung studi kasus aja ya, biar lebih gampang jelasinnya..
ada sebuah IP beserta prefix :
192.168.1.3/10
tentukan
-subnet mask,
-network ID,
-dan broadcast nya.!
saya coba jelaskan dasar2nya, kalo yang uda master minggat aja cari tutor yang lebih expert.. hehe..
oiya sebelumnya saya beritahu bahwa tanda ^ = pangkat
apa yang dimaksud prefix /10 ??
kita tahu bahwa IP (versi 4) terdiri dari 4 oktet yang setiap oktetnya dipisah oleh titik,, dari namanya kita tahu bahwa 1 oktet terdiri dari 8 bit. artinya total satu baris IP terdiri dari 32 bit.
secara bilangan :
xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx
nb : x diatas hanya bisa diganti 1 atau 0.
kembali ke prefix, apa itu prefix /10 ?
artinya bit bernilai 1 ada 10 bit dari total 32 bit tadi. jika dituliskan :
11111111.11000000.00000000.00000000
oiya sampe lupa, prefix ini nanti cikal bakal subnet mask yang akan kita cari.!
Lalu setelah menemukan deretan panjang angka 1 dan 0 tadi, kita akan mengubahnya ke desimal.!
11111111 --> pasti desimalnya 255
11000000 --> pasti desimalnya 192
00000000 --> pasti desimalnya 0
ini cara cepetnya, alias hafalan gan.! akan saya beritahukan dasarnya :
11000000 --> 255
caranya :
(1 x 2^7) + (1 x 2^6) + (0 x 2^5) + (0 x 2^4) + (0 x 2^3) + (0 x 2^2) + (0 x 2^1) + (0 x 2^0)
= 128 + 64 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0
= 192
- perhatikan, bit 0 akan menghasilkan nilai desimal 0, jadi biar lebih cepat bit 0 tidak usah ikut dihitung.
- perhatikan juga, pangkatnya berkurang dari pangkat 7 samapai pangkat 0. akan saya jelaskan masalah pangkat ini :
angka biner yg kita konversi ke desimal terdiri dari 8 bit : xxxxxxxx
bit terakir (paling kanan) bernilai pangkat 0, lalu bergeser ke kiri pangkatnya ditambah 1, dan seterusnya ditambahkan 1 pangkatnya.. begitu..
next, kita sudah tahu subnet dari 192.168.1.3/10 dari bantuan prefix yang ditunjukkan yaitu:
/10 --> 11111111.11000000.00000000.00000000 -->> 255.192.0.0
jadi subnet mask nya 255.192.0.0
lanjut ke pertanyaan, tentukan network ID dari IP yang diberikan.!
IP address = 192.168.1.3
netmask = 255.192.0.0
sebagai pengingat, network ID adalah IP awal dari suatu network dan IP broadcast adalah IP terakhir dari suatu network.
untuk mencari net ID kita tentukan dulu, berapa kelipatan networknya atau berapa jumlah total IP dalam suatu network. ini sangat penting, karena dapat menetukan net ID dan alamat broadcast nya.
Ini tak kasi cara-cara dasarnya :
- sebelumnya cari dulu mana oktet yang tersubnet. Ternyata dari soal yang tersubnet adalah oktet ke 2. oktet tersubnet dapat diketahui dari subnet mask dalam bentuk biner yaitu : 11111111.11000000.00000000.00000000
oktet tersubnet biasanya adalah oktet yang terdiri dari bit 1 dan 0 (yaitu oktet ke 2 di soal kita).
- lalu hitung bit 0 dari oktet tersubnet. (di soal kita ada 6 bit 0)
- cari interval atau range sebuah network dengan rumusan 2 ^ bit 0
jika di digunakan pada soal kita berarti 2 ^ 6 = 64
- sip, kita sudah temukan range nya. Berarti dalam satu network terdapat 64 alamat IP yang terdiri dari host, net ID, dan alamat broadcast.
- coba kita lihat lagi soal kita :
192.168.1.3 dan oktet tersubnet adalah oktet ke 2 (168). next kita cari sebuah bilangan yang <168, termasuk kelipatan 64 dan paling dekat dengan 168.
untuk lebih mudahnya kita tulis berderet network yang mungkin :
| network ke | I | II | III | IV |
| Net ID | 0 | 64 | 128 | 192 |
kita ketahui bahwa yang angka yang paling dekat dan dibawah 168 adalah 128.
jadi net ID nya adalah 192.128.0.0 --> ingat bahwa net ID adalah IP pertama dari sebuah network.
next kita cari alamat broadcastnya dengan rumusan :
net ID + range network - 1
jadi :
128 + 64 -1 = 191
logikanya, alamat broadcast adalah alamat terakhir dari sebuah network, sehingga letaknya sebelum Net ID baru sesudahnya. Sepert pada soal kita, alamat IP kita terletak di network ke III (lihat tabel) jadi alamat broadcastnya adalah alamat sebelum network IV yaitu 192 -1 = 191.
dan kita menemukan alamat broadcastnya adalah 168.191.255.255
jika dituliskan lengkap jawaban kita :
IP address = 192.168.1.3/10
Netmask = 255.192.0.0
Net ID = 192.128.0.0
Broadcast = 168.191.255.255
gampang kan sodara-sodara pembaca? tutorial selanjutnya akan saya bahas cara cepatnya untuk menghitung soal diatas..
oiya, masih terbuka dengan masukan2.. jadi saya minta kritik dan saran yang banyak dund.. masih nubie banget nih.!
Langganan:
Postingan (Atom)