Tampilkan postingan dengan label klinik oracle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label klinik oracle. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Mei 2010

Cara mengaktifkan oracle

seperti yang diketahui, saat kita mengeksekusi baris SQL di ORACLE kita masih menyimpannya di instance. Instance adalah penyimpanan sementara di ORACLE. Biasanya, perintah "commit" lebih sering kita pakai di ORACLE daripada di MySQL. Sebab perintah "commit" akan menyetujui semua perubahan yg sudah dieksekusi di instance.

seperti ini gambar alurnya :
seorang pegawai melakukan insert data --> data masih tersimpan di instance --> commit --> data tersimpan di datafile (istilah database di oracle).
jika pegawai tersebut tidak menyertakan commit, maka data yg di insert belum masuk ke datafile.


oke dah, tadi cuma intermezzo dikit..
Tidak seperti MySQL, Oracle punya beberapa tahapan untuk mengaktifkannya. Sebenarnya MySQL juga ada tahapan penghidupan, tapi relatif lebih mudah. Tinggal klak klik di Control Pannel nya.

next, kita akan melakukan hal yang sederhana tapi penting yaitu menghidupkan oracle mulai awal selesai instalasi sampai kita dihadapkan pada halaman untuk menulis perintah SQL.

langsung aja deh..
pertama buka terminal.. uda bisa kan?
nb : login OS yang sudah kita install (Red Hat) pakai login oracle atau user lain selain root tempat kita install oracle
langsung ketik ini gan.!
[oracle@rere /]$ . oraenv --> inget, ada titik nya.!
ORACLE_SID = [orc] ? --> teken enter saja.

kalau masih awal-awal mengaktifkan oracle akan muncul tulisan
ORACLE_HOME
jangan di tekan enter dulu, isikan dengan alamat database kita.
biasanya alamatnya ini u01/app/oracle/oracle/product/10.2.0/db_1
jadi lengkapnya :
ORACLE_HOME [/home/oracle] ?  u01/app/oracle/oracle/product/10.2.0/db_1


NB: kalau sudah pengaktifan kedua dan selanjutnya tidak akan ditanyai alamat database


oke lanjut..
[oracle@rere /]$ lsnrctl START listener --> buka port listener
[oracle@rere /]$ emctl status dbconsole --> cek status enterprise manager (em) sudah aktif atau belum.


kalau belum aktif : 
[oracle@rere /]$ emctl start dbconsole 

untuk masuk ke SQL console [oracle@rere /]$ sqlplus / as sysdba --> login oracle dengan user sys (setara root di MySQL)

SQL > startup mount; --> tahap mount, instance sudah siap
SQL > alter database open; --> buka database

untuk masuk ke enterprise manager (hampir sama seperti phpmyadmin beserta control panelnya)
- buka browser terserah
- di alamat URL browser ketikkan http://rere:1158/em

untuk masuk SQL GUI :
- masuk terminal lagi, ketikkan
[oracle@rere /]$ isqlplusctl start
- buka browser
- di alamat URL browser ketikkan http://rere:5560/isqlplus

sip... selanjutnya terserah pembaca mau ngapain..

masi menerima kritik dan saran gan.. makasi sudah membaca.!



Sabtu, 01 Mei 2010

Install Oracle Red Hat Enterprise Part 3 = Install Oracle

oke, saya kebut tutorialnya 3 hari 3 postingan sampe nglembur2.. (kok malah curhat?) hohoho..
tapi no problem, demi kepuasan pembaca sekalian, saya akan share cara install Oracle di OS Red Hat yg sudah dijelaskan sebelumnya.

langsung ke tekape aja ya..

pertama-tama yg pasti masuk ke Red Hat kita, klik power on this virtual machine. tunggu booting Red Hat selesai.
Kalo uda, login pakai user Root, passwordnya jangan lupa. (kalau lupa ya install lagi.. hehe)
uda?




masuk ke menu application -> system tools -> terminal
keluar dari vmware (ctrl+alt) lalu mount file image (.iso) CD 3 pakai alcohol120%. atau kalo g pake alcohol, pilih menu VM -> removable device -> CDROM -> edit. Pilih radio button use iso image, lalu browse ke tempat fil image CD 3 Red Hat kita.
next..
Masuk lagi ke vmware (ctrl+g)
ketik di terminal vmware (Attention.!! perintah di terminal linux case sensitive.!!)

buat group dba, oper, oinstall
[root@rere /]# groupadd dba
[root@rere /]# groupadd oper
[root@rere /]# groupadd oinstall

buat user oracle dengan default group oinstall, group dba, oper
[root@rere /]# useradd oracle -g oinstall -G dba, oper
[root@rere /]# passwd oracle
lalu isikan password kita.

next..
[root@rere /]# nano /home/oracle/.bash_profile
lalu pada editor (arahkan paling bawah) ketikkan script berikut:
umask 022
PATH=/bin:/usr/bin:/usr/local/bin:/usr/X11R6/bin
LD_LIBRARY_PATH=/usr/lib:/usr/X11R6/lib
ORACLE_BASE=/u01/app/oracle
ORACLE_HOME=$ORACLE_BASE/product/10.2.0/db_1
ORACLE_SID=orcl
PATH=$ORACLE_HOME/bin:$PATH
export PATH LD_LIBRARY_PATH
export ORACLE_BASE ORACLE_HOME ORACLE_SID

pastikan script nya jangan ada salahnya lo ya..

lanjut,, buat direktori untuk tempat instalan oracle dan beri hak akses
[root@rere /]# mkdir -p /u01/app/oracle
[root@rere /]# chown oracle:oinstall /u01/app
[root@rere /]# chmod -R 775 /u01/app

selanjutnya mount CD 3 red hat untuk install lib yg dibutuhkan
[root@rere /]# mount /media/cdrom -->> mount cd kita
[root@rere /]# ls -->> lihat isi direktori
[root@rere /]# cd Enterprise/RPMS

install lib yg belum terinstall
[root@rere /]# rpm -ivh libaio-0.3.105-2.i386.rpm
[root@rere /]# rpm -ivh libaio-devel-0.3-105-2.i386.rpm

udah sip blom? lanjut ya?
[root@rere /]# nano /etc/sysctl.conf
lalu tambahkan script:

kernel.sem = 250 32000 100 128
kernel.shmmax = 2147483684
kernel.shmmni = 4096
kernel.shmall = 2097152
kernel.msgmnb = 360000
kernel.msgmni = 2878
kernel.msgmax = 8192
fs.file-max = 65536
net.ipv4.ip_local_port_range = 1024 65000
net.core.rmem_default = 262144
net.core.rmem_max = 262144
net.core.wmem_default = 262144
net.core.wmem_max = 262144

script ini juga jangan ada salahnya.. ok?

langkah selanjutnya adalah set parameter kernel
[root@rere /]# /sbin/sysctl –p

sip, semua persiapan (ini masih persiapan install) sudah siap. Saatnya install oracle.!!
next..

Logout dari user root, login lagi pakai user oracle yg tadi uda dibuat.
bingung cara logout nya? ni tak kasi skrinsut..
pilih menu action -> logout




pilih logout, klik ok.
masuk ke halaman login lagi. Login menggunakan user oracle


sekarang, mount cd ORACLE 10G (uda mudeng caranya kan?)
masuk ke terminal, ketik scrip berikut
[root@rere /]#/media/cdrom/runInstaller

langsung keluar tampilan seperti ini:


nama database nya biarin gitu biar g ribet. trus ketik password, confirm password.
next..


>direktori untuk inventori juga default saja.
next..
lalu muncul cek untuk spesifikasi product. lihat, jika terdapat error jangan di lanjutkan (next).
jika terdapat eror pada lib atau kernel, berarti editan anda di /home/oracle/.bash_profile atau /etc/sysctl.conf ada yang salah, cek lagi editan. lalu ulangi proses pengecekan.

lanjut..
ada berderet product yg akan kita instal.. klik install. maka akan memulai menginstal.
Menginstal mungkin memakan waktu yg cukup lama.

ditengah instalan akan muncul Database Configuration Assistant. klik password management, hilangkan tanda centang pada record user "HR" (tanpa tanda kutip) lalu pada kolom new password isi password terserah. Jangan lupa konfirmasi password. Selesai, Klik OK. trus Klik OK lagi.
lalu akan muncul Execute Configuration scripts
ikuti perintahnya:
- buka terminal lagi
- login root caranya:
[oracle@rere /]$ su
lalu masukkan password root
- lalu jalankan kedua script yg ada di dalam tabel
[root@rere /]# /u01/app/oracle/oraInventory/orainstRoot.sh
[root@rere /]# /u01/app/oracle/product/10.2.0/db_1/root.sh
- kembali ke window tadi.
- klik OK
sip, Oracle telah siap disajikan..
Selamat mencoba.
Mungkin masih banyak salah2 tutorial ini, menerima kritikan, komentar, dll. Tulis komentar dibawah. OK?

tulisan-tulisan yang berhubungan :
-Cara setting vmware
-Cara install Red Hat Enterprise

Jumat, 30 April 2010

Install Oracle Red Hat Enterprise Part 2 = Install Red Hat

di postingan sebelumnya kita sudah belajar install vmware plus cara utek2 perangkat virtualnya (RAM, proccessor, net adapter, dll)

selanjutnya adalah menginstall Red Hat sebagai OS dari Oracle yg akan kita tanam (tanam???)

terakhir kita dihadapkan dengan tampilan ini :

klik power on this virtual machine

nah.. akhirnya kita booting kan? tunggu bentar ya..


tunggu sampe keluar tampilan buat install.
klik enter aja biar install pake GUI, kalo yg uda master pake text aja.. hoho

setelah itu muncul testing CD atau apa lah.. pilih skip aja.

tunggu bentar.. akhirnya akan muncul GUI dari installer Red Hat.



klik next, terserah pembaca dah mau pilih bahasa sama layout keyboard.. biar cepet pilih US English saja (default)
next, next..

Wait.!! ini yang paling penting..
akan muncul layar pilihan untuk mempartisi hardisk virtual kita.
ada pilihan manual atau otomatis. Pilih yg manual saja, biar bisa di oprek partisinya..

next..
kita akan melihat tampilan seperti ini.



Gag perlu takut mempartisi hardisk, karena hardisk kita hanya virtual, gag bakal ngrusak hardisk yg asli

klik tombol new, pertama kita buat partisi untuk menyimpan data (istilahnya apaan ya?)
mount point = /
file system = ext3
size (MB) = 7000
lalu klik ok.

yang kedua kita buat partisi untuk swap. swap minimal 2x ukuran RAM. sudah dijelaskan di postingan sebelumnya
klik 2x pada partisi yg free (bukan partisi /)
lalu set seperti ini:
file system = swap
lalu klik ok, klik next.

sip.. selesai sudah partisi hardisknya..

selanjutnya adalah konfigurasi boot loader. Gag perlu di setting karena kita hanya pakai single OS. klik next..

selanjutnya settingan network device, klik edit.
Secara default akan tercentang konfigurasi DHCP. Kita akan memakai IP static, jadi matikan centangan pada tulisan configure using DHCP.
isikan
IP address = 192.168.1.1
netmask = 255.255.255.0

masi bingung? ni tak kasi skrinsutnya..



udah? klik ok.
Jangan next dulu,
Pada Hostname, pilih yg manual juga. Isikan nama hostname pada kotak yg tulisan defaultnya localhost.localdomain ganti dengan nama pembaca atau terserah nama apa.
uda sip? klik next..

selanjutnya firewall. Gag perlu pakai firewall, pilih yg no firewall
next..

default language pilih yg default saja (English USA)
next..

time zone selection.. kalau mau cepet pake defaultnya aja.
Tapi kalau mau di set, pilih teritori atau kota terdekat dari kota pembaca. Pilih. klik next..

lanjut, isikan root password. Terserah mau diisi apa.
buat yg belum tau, root itu sama dengan administrator di OS windows.
ok, next..

cip, lanjutnya kita atur yg mau kita install, kalau ga diatur bisa melebihi kapasitas hardisk kita.. pilih customize software package. klik next.

yang perlu ditambahkan untuk di install adalah:
editor, server configuration tool, development tools, X software development, dan administration tools.
Mungkin total hardisk yg dipakai sekitar 3GB lebih dikit.
Jangan centang everything, karena akan install semua aplikasinya.
klik next..

klik next lagi untuk memulai penginstalan.
klik continue maka komputer virtual kita akan memulai penginstalan Red Hat Enterprise.

Disini Red Hat punya 4 CD atau 4 file image yang terpisah. Jadi di tengah2 penginstalan kita akan di minta memasukkan CD ke 1 sampai CD ke 4. Nah disini kelebihan penggunaan software alcohol120%. Kita tidak perlu mempause vmware untuk sekedar mengganti CD. Tinggal di mount file image nya saja.

Tutorial ini belum berakhir, karena tujuan kita yg sebenarnya adalah menginstall oracle itu sendiri.

Sip, selamat mencoba..
Ada komentar? Atau ada trouble saat penginstalan? silahkan tulis komentar di bawah atau tulis sesuatu di shoutbox..

Install Oracle Red Hat Enterprise Part 1 = Vmware

oke.. iseng2 nulis lagi ah..
kita akan coba cara install Oracle di OS Red HAT enterprise.. yg belum tau oracle cari tau di sini hehehehe..

satu lagi yg beda, kita install nya di vmware. Apa itu vmware? yg belum tau cari tau di sini. Ya kasaranya vmware adalah perangkat virtual. Fungsinya biasanya buat coba-coba OS kalo belum berani instal di hardisk beneran. Masi banyak si aplikasi2 lain yg mirip vmware, coba cari di sini hehehe..

Diasarankan memakai vmware server, karena sudah pengalaman oracle tidak mau jalan di vmware workstation. Kalo butuh "barangnya" langsung aja tulis di komentar. Lagi males upload nih.. oke?


Kembali ke Oracle..
langkah pertama yg pasti install vmware dulu.. bisa kan caranya? pokoknya di next-next trus sampe ada tulisan finish.. hehe.. Disini aku pake vmware server.

lanjut.. pilih file -> new -> virtual machine atau klik di gambar seperti di gmabar ini..


trus bakal keluar virtual machine wizard, pilih typical. klik next.

selanjutnya keluar pilihan cara instal OS di vmware, ada yang pakai physical Drive macam DVD drive, atau kalau punya instalan dalam bentuk image .iso atau .mdf bisa pilih installer disc image file, lalu browse tempat kita simpan file .iso Red Hat.
Kalo aku sendiri biasa pake virtual disc macem alcohol 120% atau daemon. Alesan pake alcohol, bisa gampang ganti2 file .iso atau .mdf tanpa mem-pause virtual machine kita, tinggal di mount image.
Di tutorial ini kita coba pake installer disc image file saja. Lalu browse pilih tempat dimana file instalan (RED HAT) .iso disimpan.

lanjut,, kita akan disuruh memilih OS apa yg akan kita instal. Pilih linux trus di kotak version pilih Red Hat Enterprise 4. Benernya terserah se, kata bapak guru ga terlalu berpengaruh pilihan OS ini, hanya dibuat nama saja.. CMIIW

next..
isi nama virtual machine (terserah kita), trus tempatkan di folder mana (terserah kita)

next..
alokasikan kapasitas hardisk yg kita mau.. Untuk Red Hat ini kita hanya butuh 10G (kalau mau lebih besar juga terserah). 7G untuk OS+aplikasi+Oracle dan 3G untuk swap. Sekedar mengingatkan file swap minimal 2x besar RAM, lebih besar juga lebih bagus. CMIIW

next -> Finish.
akhirnya selesai juga.. hahaha..

Woi.!! belum selesai gan.. kita belum utek2 RAM, processor, n network adapter virtual kita

nanti akan keluar tampilan seperti ini :


klik 2x di tulisan memory


udah di klik? di kanan menu yang baru keluar ada pengalokasian memory tuh.. ini skrinsutnya..


nah, tanda kuning itu rekomendasi minimum RAM, tanda ijo itu yang direkomendasikan, yang tanda biru RAM maksimal yg direkomendasi. pasti pembaca bisa bahasa inggris semua kan? hohoho..
Oiya, jangan melebihi tanda biru nanti OS yang terinstal di hardisk asli anda bisa crash.
Misalkan physical RAM pembaca 2GB, alokasikan untuk virtual machine 1,7GB. Minimal RAM untuk Red HAT ENTERPRISE sekitar 1,5GB.. Ya dikira-kira sendiri lah.. hehe..

udah? pindah ke pilihan proccessor.
number of proccessor sama number of core sesuaikan dengan physical proccessor pembaca. Jangan melebih-lebihkan.
Misal pembaca hanya punya proccessor dengan 2 core, pilih number of proccessor= 1 ,number of core = 2

oke lanjut.. pindah ke network adapter.
pilih yang host only (kagak tau penjelasannya) hehehe.. Tapi nanti postingannya tak ralat kalo uda tau. ok?

Klik Oke.
Virtual machine kita siap di "mainkan"

Klik Power on this virtual machine untuk memulai booting.

Cara instal Red Hat Enterprise nya disini..
memulai install oracle di Red Hat lihat disini.

Akhir kata = CMIIW.!
aku juga masi belajar mas/mbak..
Semoga bermanfaat.!